Pengaruh Latihan Aerobik Intensitas Ringan Dan Sedang Terhadap Jumlah Trombosit Pada Remaja Putri Di Universitas Prima Indonesia tahun 2008
ABSTRAK
Studi WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa lebih dari dua
juta kematian setiap tahun disebabkan oleh kurangnya bergerak/aktifitas fisik,
penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif merupakan penyebab 60% kematian
dan 43% beban penyakit global. Latihan aerobik yang dilakukan dengan
menggunakan prinsip-prinsip latihan yang benar akan memberikan pengaruh dan
adaptasi biologis yang baik terhadap tubuh dan akan meningkatkan kualitas fisik.
Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh latihan aerobik intensitas ringan
dan latihan intensitas sedang terhadap jumlah trombosit darah pada remaja putri.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized pretest-
postest control group design. Subjek penelitian terdiri atas 30 orang remaja putri
(umur 18-20 tahun), mahasiswa pada Program studi D III Kebidanan Universitas
Prima Indonesia T.A. 2007-2008. Subjek dibagi secara random atas tiga kelompok
yang sama, yaitu kelompok kontrol, kelompok latihan aerobik intensitas ringan, dan
kelompok latihan aerobik intensitas sedang. Program latihan dilakukan dengan naik
turun bangku setinggi 33 cm dengan frekuensi 3 kali seminggu, selama 3 minggu.
Beban latihan 59 % HRmax untuk kelompok dengan latihan aerobik intensitas ringan
dan 79% HRmax untuk kelompok latihan aerobik intensitas sedang. Hasil pemeriksaan
trombosit pre dan post dianalisis secara deskriptif maupun inferensial dengan uji
normalitas, uji t berpasangan dan pairwise comparison dengan LSD
Berdasarkan hasil uji t berpasangan maka diperoleh hasil sebagai berikut: (1)
tidak ada perbedaan jumlah trombosit yang bermakna antara pretest dan posttest pada
kelompok kontrol (p = 0,81), (2) ada perbedaan yang bermakna antara pretes dan
posttes pada kelompok latihan dengan intensitas ringan (p = 0,03), dan (3) ada
perbedaan yang bermakna antara pretes dan posttes pada kelompok latihan dengan
intensitas sedang (p = 0,02).
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan aerobik
intensitas ringan dan sedang terhadap peningkatkan jumlah trombosit.
Kata Kunci : Trombosit, Latihan Aerobik, Naik Turun Bangku
Studi WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa lebih dari dua
juta kematian setiap tahun disebabkan oleh kurangnya bergerak/aktifitas fisik,
penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif merupakan penyebab 60% kematian
dan 43% beban penyakit global. Latihan aerobik yang dilakukan dengan
menggunakan prinsip-prinsip latihan yang benar akan memberikan pengaruh dan
adaptasi biologis yang baik terhadap tubuh dan akan meningkatkan kualitas fisik.
Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh latihan aerobik intensitas ringan
dan latihan intensitas sedang terhadap jumlah trombosit darah pada remaja putri.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized pretest-
postest control group design. Subjek penelitian terdiri atas 30 orang remaja putri
(umur 18-20 tahun), mahasiswa pada Program studi D III Kebidanan Universitas
Prima Indonesia T.A. 2007-2008. Subjek dibagi secara random atas tiga kelompok
yang sama, yaitu kelompok kontrol, kelompok latihan aerobik intensitas ringan, dan
kelompok latihan aerobik intensitas sedang. Program latihan dilakukan dengan naik
turun bangku setinggi 33 cm dengan frekuensi 3 kali seminggu, selama 3 minggu.
Beban latihan 59 % HRmax untuk kelompok dengan latihan aerobik intensitas ringan
dan 79% HRmax untuk kelompok latihan aerobik intensitas sedang. Hasil pemeriksaan
trombosit pre dan post dianalisis secara deskriptif maupun inferensial dengan uji
normalitas, uji t berpasangan dan pairwise comparison dengan LSD
Berdasarkan hasil uji t berpasangan maka diperoleh hasil sebagai berikut: (1)
tidak ada perbedaan jumlah trombosit yang bermakna antara pretest dan posttest pada
kelompok kontrol (p = 0,81), (2) ada perbedaan yang bermakna antara pretes dan
posttes pada kelompok latihan dengan intensitas ringan (p = 0,03), dan (3) ada
perbedaan yang bermakna antara pretes dan posttes pada kelompok latihan dengan
intensitas sedang (p = 0,02).
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan aerobik
intensitas ringan dan sedang terhadap peningkatkan jumlah trombosit.
Kata Kunci : Trombosit, Latihan Aerobik, Naik Turun Bangku
Tag Favorit :
Pengaruh Latihan Aerobik Intensitas Ringan Dan Sedang Terhadap Jumlah Trombosit Pada Remaja Putri Di Universitas Prima Indonesia tahun 2008 adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,

Belum ada Komentar untuk "Pengaruh Latihan Aerobik Intensitas Ringan Dan Sedang Terhadap Jumlah Trombosit Pada Remaja Putri Di Universitas Prima Indonesia tahun 2008"
Posting Komentar