ABSTRAK Salah satu permasalahan bangsa Indonesia saat ini adalah rendahnya moralitas keragamaan masyarakat. Rendahnya moralitas masyarakat tersebut di karenakan kurangnya pemahaman masyarakat tentang ajaran agama yang mereka anut sehingga muncul berbagai permasalahan-permasalahan yang mengarah kepada tindak kriminalaitas dan penyelewengan-penyelewengan dari norma sosial. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, penulis akan mencoba meneliti suatu lembaga pendidikan yang tertua di Indonesia dalam membina moralitas keagamaan masyarakat, khususnya adalah dalam lingkup pedesaan yang mayoritas masyarakatnya masih memiliki tingkat pendidikan yang masih rendah. Rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, (1) Bagaimana peran pondok pesantren Salafiyah Miftahul Ulum di tengah kehidupan masyarakat desa Sukolilo Jabung Malang, (2) Langkah-langkah apa yang dilakukan pondok pesantren Salafiyah Miftahul Ulum dalam membina moralitas keagamaan masyarakat desa Sukolilo Jabung Malang, (3) Bagaimana konstribusi pondok pesantren Salafiyah Miftahul Ulum didalam membina moralitas keagamaan masyarakat desa Sukolilo Jabung Malang . Dalam menganalisis data peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi subyek peneliti dalam skripsi ini adalah wakil pengasuh pondok pesantren salafiyah miftahul ulum, pengurus pondok pesantren salafiyah miftahul ulum, kepala desa Sukolilo, tokoh masyarakat dari desa Sukolilo. Hasil penelitian ini di dapat bahwa pondok pesantren salafiyah miftahul ulum dalam membina moralitas keagamaan masyarakat desa Sukolilo adalah dengan cara (1) Memberikan majlis ta’lim yang dilakukan di masjid pondok pesantren dan di bina oleh K.H Ahmad Badri Rofi’i, (2) Memberikan bimbingan manasik haji yang dilakukan oleh K.H Najib atau anak dari pengasuh pondok, (3) Penyediaan sekolah terbuka bagi anak-anak dari masyarakat desa Sukolilo pada khususnya dengan adanya pemberian pelajaran kitab klasik yang dibina oleh guruguru dari pondok pesantren salafiyah miftahul ulum sendiri, (4) Penyediaan pembelian kitab-kitab klasik yang disediakan oleh pondok untuk mempermudah para jama’ah pengajian bagi masyarakat yang baru mengikuti. Namun dari hasil penelitian, ditemukan suatu kontradiksi bahwa dalam pembinaan moralitas yang dilakukan oleh pondok pesantren tersebut masyarakat desa Sukolilo masih belum mengakui bahwa pondok pesantren salafiyah miftahul ulum memiliki peran dan konstribusi terhadap pembinaan moralitas masyarakat desa Sukolilo dikarenakan kurang adanya sifat sosialis dari pihak keluarga pondok pesantren.
Tag Favorit :
276. Konstribusi Pondok Pesantren Dalam Membina Moralitas Keagamaan Masyarakat Pedesaan adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,
Belum ada Komentar untuk "276. Konstribusi Pondok Pesantren Dalam Membina Moralitas Keagamaan Masyarakat Pedesaan"
Posting Komentar