106. Karakteristik Tegangan Output Menggunakan Sensor Arus Eddy sebagai Pendeteksi Kemurnian Baj
Besi adalah unsur ferromagnetik yang berhubungan dengan medan magnet. Jika arus listrik mengalir akan timbul medan magnet karena gerakan orbital dan spin elektron atomik yang setara dengan lingkaran arus kecil, masingmasing atom akan menimbulkan medan magnet disekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membedakan jenis baja yang digunakan melalui metode induksi elektromagnetik.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Elektronika dan Material UIN Maliki Malang pada tanggal 21 Juli sampai dengan 31 Agustus 2009. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Induksi yang dibuat dalam sensor arus eddy yaitu sensor yang terdiri dari kumparan primer dan skunder. Masingmasing kumparan dihubungkan pada komponen elektronika pendukung. Sensor ini akan mendeteksi kadar besi dalam baja melalui induksi. baja dapat dibedakan dengan melihat perubahan tegangan yang dihasilkan oleh alat sebagai nilai kemurnian baja. Alat diuji dengan mendeteksi 5 sampel baja dengan kadar besi yang berbeda. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan analisis variansi, dan untuk mengetahui nilai kebenaranya dilakukan uji XRF (Xrays Fluorensens).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sensor dapat mendeteksi perbedaan kadar besi dalam baja. Baja yang mengandung besi tertinggi dengan kadar sebesar 96,23 % mempunyai tegangan ratarata 4,96 volt dan untuk baja yang mengandung besi dengan kadar sebesar 95,01% mempunyai tegangan ratarata 4,77 volt.
Tag Favorit :
106. Karakteristik Tegangan Output Menggunakan Sensor Arus Eddy sebagai Pendeteksi Kemurnian Baj adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,

Belum ada Komentar untuk "106. Karakteristik Tegangan Output Menggunakan Sensor Arus Eddy sebagai Pendeteksi Kemurnian Baj"
Posting Komentar