166. Strategi Pemasaran Lembaga Pendidikan Primagama dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik
ABSTRAK Dalam kacamata disiplin ilmu pemasaran, lembaga pendidikan merupakan institusi yang menawarkan produk dalam kategori jasa, yaitu jasa pendidikan. Lembaga pendidikan sejajar dengan institusi lain seperti perusahaan manufaktur yang menjual produk barang (pakaian, kendaraan), partai politik yang menjual produk organisasi dan lain sebagainya. Lembaga pendidikan harus memberi perhatian yang lebih pada aspek pelayanan, kelengkapan penyediaan sarana dan prasarana dalam rangka mengembangkan diri agar dapat diterima oleh masyarakat sebagai pengguna jasa pendidikan sekaligus output lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan harus dapat mengimplementasikan beberapa strategi dan prinsip pemasaran, serupa dengan apa yang dilakukan dengan beberapa institusi yang lain tersebut. Berbagai cara ditempuh oleh banyak lembaga pendidikan dalam proses pemasaran jasa pendidikannya, begitu pula yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Primagama Kantor Cabang Sawojajar Malang guna meningkatkan kualitas pendidikan dan jumlah peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan strategi pemasaran Lembaga Pendidikan Primagama Kantor Cabang Sawojajar Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif Kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Primagama Sawojajar terbagi menjadi 5 tipe, yaitu no marketing, mass marketing, segmented marketing, nice marketing, dan individual marketing. Namun secara spesifik, strategi yang dilakukan adalah Individual marketing, hal ini dilakukan karena posisi persaingan yang ketat dengan memfokuskan diri pada difrensiasi, baik produk, pelayanan maupun biaya dengan cabang Primagama lainnya yang ada di Malang. Faktor penting yang menjadi pendukung internal dari kesuksesan Primagama Sawojajar adalah masalah merk dan SDM yang baik. Sementara faktor eksetrnal ini banyak berkaitan dengan stakeholder, yaitu kebijakan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Nasional dan hubungan yang baik dengan sekolah-sekolah dari tingkat dasar maupun menengah atas dan kejuruan. Faktor penghambatnya internalnya adalah adanya kebijakan pusat yang memperbolehkan membuka kantor cabang di setiap kota/kabupaten lebih dari satu (1) kantor cabang, dan masalah rekrutmen tenaga pengajar. Adapun faktor eksternalnya terdiri dari tiga faktor penghambat. Pertama, faktor kemitraan dengan sekolah. Kendalanya adalah beberapa sekolah sekarang sudah banyak yang menerapkan sistem full day school, sehingga tidak ada waktu untuk Bimbingan belajar di luar di luar. Kedua, adanya program BOS dari Pemerintah yang ditindak lanjuti oleh beberapa sekolah dengan mengadakan program BBS yaitu Bimbingan Belajar Sekolah. Dan yang ketiga adalah masalah biaya. Banyak orang tua sekarang enggan mengeluarkan biaya ekstra hanya unutk bimbingan belajar di luar sekolah.
Tag Favorit :
166. Strategi Pemasaran Lembaga Pendidikan Primagama dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,

Belum ada Komentar untuk "166. Strategi Pemasaran Lembaga Pendidikan Primagama dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik"
Posting Komentar