26. Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) Melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler Keagamaan
ABSTRAK Masalah kenakalan siswa tampak jelas bahwa pada mereka yang sedang tumbuh jiwanya. Terutama bagi mereka yang kurangnya bekal tentang pendidikan agama Islam, mereka seakan-seakan sudah terbaiasa dengan pergaulan bebas yang mengikuti perkembangan zaman yang globalisasi dan mencoba mengembangkan diri kearah kehidupan yang lebih maju dan modern sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dimana beraneka ragam kebudayaan asing yang masuk ke negeri ini seolah-olah tanpa seleksi. Mereka dihadapkan pada kontradiksi dan aneka ragam pengalaman yang menyebabkan mereka bingung memilih mana yang baik mana dan yang buruk. Kekurangan jam pelajaran serta terbatasnya materi pendidikan agama Islam yang diberikan oleh sekolah dianggap sebagai penyebab utama mudah terpengaruhnya siswa oleh pengaruh-pengaruh negatif. Kegiatan ekstra kurikuler keagamaan sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan siswa khususnya dalam bidang pendidiakn agama Islam. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler keagamaan sebagai kegiatan tambahan, maka siswa mempunyai bekal yang cukup untuk membentengi dirinya dari berbagai pengaruh negatif. Adapun pokok pembahasan yang diteliti yaitu: Bagaimana kegiatan ekstra kurikuler keagamaan di SMA Diponegoro Tumpang Malang? Bagaimana peningkatan mutu pendidikan agama Islam melalui kegiatan ekstra kurikuler keagamaan di SMA Diponegoro Tumpang Malang? Apa faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstra kurikuler keagamaan di SMA Diponegoro Tumpang Malang? Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bagaimana kegiatan ekstra kurikuler keagamaan di SMA Diponegoro Tumpang Malang. Bagaimana peningkatan mutu pendidikan agama Islam melalui kegiatan ekstra kurikuler keagamaan di SMA Diponegoro Tumpang Malang. Apa faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstra kurikuler keagamaan di SMA Diponegoro Tumpang Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Research), yaitu peneliti berangkat ke lapangan untuk mengadakan pengamatan tentang sesuatu fenomena dalam suatu keadaan ilmiah, utuh sebagaimana adanya tanpa dilakukan perubahan dan intervensi dari peneliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data bersifat kualitatif dan peneliti sebagai instrumen utama. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstra kurikuler keagamaan banayak memberikan dampak kualitas keberagamaan terhadap sifitas sekolah. Guru dan siswa secara aktif menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran beragama. Kegiatan-kegiatan religi yang dilakukan dalam lingkungan sekolah dapat mempermudah siswa dalam mencerna, menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam itu sendiri, sehingga mutu pendidikan agama Islam di SMA Diponegoro Tumpang Malang dapat meningkat. Saran yang dapat peneliti berikan kepada pihak-pihak yang terkait yaitu hendaknya kepala sekolah melengkapi sarana prasarana yang ada hubungannya dengan kegiatan ekstra kurikuler keagamaan sehingga siswa merasa diperhatikan dan dilayani oleh pihak sekolah demi peningkatan mutu pendidikan agama Islam di SMA Diponegoro Tumpang Malang. Dan diharapkan bagi semua guru dan warga sekolah agar ikut aktif dalam peningkatan mutu pendidikan agama Islam sehingga siswa semakin antusias dalam mengikuti kegiatan-kegiatan religi yang diadakan oleh pihak sekolah, dengan cara ini pendidikan agama Islam akan mudah dicerna dan diamalkan oleh siswa dalam kegiatan sehari-hari.
Tag Favorit :
26. Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) Melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler Keagamaan adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,

Belum ada Komentar untuk "26. Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) Melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler Keagamaan"
Posting Komentar