182. Wujud Pemenuhan Kebutuhan Social Sekelompok Remaja

ABSTRAK  

Paramita Ika Putri. (5030043). Clubbing: Wujud Pemenuhan Kebutuhan Sosial  Sekelompok Remaja. Skripsi. Sarjana Strata 1. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas  Surabaya. Laboratorium Psikologi Perkembangan (2010).  

Kehidupan  clubbing sekarang sudah berkembang pesat, tidak terkecuali di kota  Surabaya. Maraknya clubbing tidak hanya diperuntukkan bagi orang dewasa tetapi remaja  pun sudah mulai menikmatinya. Untuk menjadi clubbers seorang remaja perlu menyesuaikan  dengan perilaku seorang clubbers,  mulai dari segi berpakaian maupun penyesuaian atau  pengorbanan lainnya, seperti segi waktu maupun segi fisik. Semua itu dilakukan untuk  membentuk suatu identitas yang mencerminkan emosionalitas khas gejolak muda. Hal  tersebut memunculkan kehidupan seperti apa yang dijalani remaja clubbers.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan adanya fenomena clubbing yang dilakukan remaja-remaja kota Surabaya sehingga mampu menjelaskan kehidupan  clubbers  remaja kota dari perspektif psikologi (khususnya teori kebutuhan), dengan   menggunakan metode pendekatan etnografis. Penelitian ini dirancang untuk mengetahui  karakteristik remaja clubbers,  pemaknaan dari remaja clubbers  hingga penghayatan diri  seperti  apa yang terbentuk pada remaja clubbers.
Paradigma yang dipergunakan adalah interpretif, yang bertujuan untuk memahami  dan menginterpretasi bagaimana budaya clubbing pada remaja. Jumlah informan dalam  penelitian ini, yaitu empat orang, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya  meliputi remaja akhir usia 17-21 tahun, minimal clubbing  sebanyak tiga kali dalam  seminggu. Data yang didapat melalui wawancara dan observasi kemudian dianalisis dengan  metode etnografi untuk mengetahui ekspresi clubbing sebagai wujud pemenuhan kebutuhan  sosial sekelompok remaja. Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa clubbing bermula dari rasa ingin tahu yang terjadi pada awal perkenalan remaja yg menjadi partisipan penelitian ini. Dari rasa ingin tahu,  proses berikutnya membawa perilaku clubbing  sebagai pemenuhan kebutuhan remaja  clubbers, terutama kebutuhan: affiliation, exbihition dan play. Pemenuhan kebutuhan ini  menjadi hal yang lebih kuat sehingga remaja clubbers membutuhkan minimal 3 kali aktivitas  clubbing per minggunya. Kehidupan ini mempengaruhi pola aktivitas lainnya, sehingga  dilakukan penyesuaian secara bertahap, clubbing dimaknai sebagai hal yang wajar, bahkan  menjadi bagian dari identitas diri mereka. Clubbing mencerminkan perilaku yang bergengsi  bagi remaja clubbers  sehingga mereka akan merasa bukan “remaja gaul” jika tidak  melakukan clubbing.  

Kata kunci: Remaja, Clubbing, Clubbers, Kebutuhan Sosial
File Selengkapnya.....


Tag Favorit :

182. Wujud Pemenuhan Kebutuhan Social Sekelompok Remaja adalah yang barusan kamu baca.

PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA, +GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI ,

182. Wujud Pemenuhan Kebutuhan Social Sekelompok Remaja 182. Wujud Pemenuhan Kebutuhan Social Sekelompok Remaja 182. Wujud Pemenuhan Kebutuhan Social Sekelompok Remaja 182. Wujud Pemenuhan Kebutuhan Social Sekelompok Remaja

Belum ada Komentar untuk "182. Wujud Pemenuhan Kebutuhan Social Sekelompok Remaja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel