8. Penerapan Sistem Administrasi Modern Dalam Pelaksanaan Reformasi Perpajakan Untuk Menunjang Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Permasalahan
            Perkembangan kegiatan pemerintah dari tahun ke tahun semakin bertambah. Masalah tersebut disebabkan dengan bertambahnya jumlah penduduk yang sangat cepat dan juga diperparah dengan gejala krisis ekonomi yang berkepanjangan yang melanda Indonesia. Hal ini baik secara langsung atau tidak langsung, mengakibatkan peranan pemerintah selalu meningkat di semua sektor kegiatan dalam menyediakan sarana dan prasarana layanan masyarakat (public goods and services) yang nantinya, berdampak kepada sistem pengeluaran pemerintah yang jumlahnya semakin meningkat. Dengan meningkatnya pengeluaran pemerintah (government expenses), dapat membuat beban pengeluaran pemerintah semakin bertambah.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah membutuhkan sumber penerimaan negara yang cukup besar. Karena itulah pemerintah melakukan pemungutan pajak. Alasan pemerintah melakukan pemungutan pajak karena pajak selain bertujuan mengisi keuangan atau kas negara (Fungsi Budgetair) untuk membiayai kegiatan-kegiatan rutin pemerintah, pajak juga digunakan oleh pemerintah untuk tujuan-tujuan tertentu yang telah ditetapkan oleh pemerintah (FungsiRegulerend) seperti melakukan pembangunan di semua sektor, pencapaian pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, dan juga mengadakan redistribusi pendapatan serta stabilitas ekonomi.
            Jumlah penerimaan pajak dari tahun ke tahun semakin meningkat jumlahnya. Hal ini dapat dilihat di dalam perubahan penerimaan dari sumber perpajakan tahun 2005 yang tercantum didalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2005, dimana jumlah penerimaan pajak tahun 2005 ditetapkan sebesar Rp 319,4 triliun. Dalam APBN 2005 penerimaan pajak ditetapkan sebesar Rp 297,8 triliun, dengan demikian penerimaan negara dari pajak meningkat sebesar 7,6% dan kontribusi pajak dalam APBN-P mencapai 35%.[1] Dengan meningkatnya jumlah penerimaan pajak, diharapkan pemerintah dapat mendistribusikan dan mengaolakasikan pendapatan tersebut secara adil dan merata, sehingga setiap masyarakat yang berada di setiap penjuru daerah dapat menikmati dan juga merasakan. 



Tag Favorit :

8. Penerapan Sistem Administrasi Modern Dalam Pelaksanaan Reformasi Perpajakan Untuk Menunjang Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan adalah yang barusan kamu baca.

PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA, +GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI ,

8. Penerapan Sistem Administrasi Modern Dalam Pelaksanaan Reformasi Perpajakan Untuk Menunjang Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan 8. Penerapan Sistem Administrasi Modern Dalam Pelaksanaan Reformasi Perpajakan Untuk Menunjang Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan 8. Penerapan Sistem Administrasi Modern Dalam Pelaksanaan Reformasi Perpajakan Untuk Menunjang Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan 8. Penerapan Sistem Administrasi Modern Dalam Pelaksanaan Reformasi Perpajakan Untuk Menunjang Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan

Belum ada Komentar untuk "8. Penerapan Sistem Administrasi Modern Dalam Pelaksanaan Reformasi Perpajakan Untuk Menunjang Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel