35. Perbedaan Persepsi Intensitas Moral Mahasiswa Akuntansi Dalam Proses Pembuatan Keputusan Moral
ABSTRAKSI
Penelitian ini menyelidiki isu-isu kritis mengenai perilaku etis, khususnya
peran persepsi individu terhadap isu-isu berdasarkan situasi dalam proses
pembuatan keputusan etis yang berhubungan dengan akuntansi. Seseorang yang
merasakan suatu masalah etis tidak selalu membuat keputusan etis dalam praktik
sebab individu tersebut cenderung mengabaikan masalah etis ketika berhadapan
dengan situasi yang bersifat teknis. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang didasarkan pada
empat skenario mengenai isu-isu moral dalam berbagai situasi akuntansi.
MANOVA dengan pengukuran berulang mengidikasikan bahwa mahasiswa S1akuntansi,
MAKSI dan PPA merasakan terdapat masalah etis terkait tindakan Aktor/pelaku dalam skenario. Perbedaan persepsi tiga komponen intensitas moral: konsensus sosial, kesegeraan temporal, dan kedekatan dirasakan oleh mahasiswa sebagai isu yang paling kuat. Temuan yang dihasilkan dari penelitian ini menambah pemahaman mengenai pentingnya komponen-komponen intensitas moral dalam proses
pembuatan keputusan moral profesional akuntansi. Temuan ini dapat digunakan
untuk meningkatkan program pelatihan etika dalam lingkup pendidikan dan
industri.
Kata Kunci: Intensitas Moral, Isu Akuntansi, Proses Pembuatan Keputusan Moral, Manova Pengukuran Berulang.
File Selengkapnya.....
Tag Favorit :
35. Perbedaan Persepsi Intensitas Moral Mahasiswa Akuntansi Dalam Proses Pembuatan Keputusan Moral adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,

Belum ada Komentar untuk "35. Perbedaan Persepsi Intensitas Moral Mahasiswa Akuntansi Dalam Proses Pembuatan Keputusan Moral"
Posting Komentar