46. Studi Kualitas Udara Mikrobiologis Dengan Parameter Jamur Pada Ruangan Pasien Rumah Sakit
ABSTRAK
Kualitas udara di ruang rawat inap perlu diperhatikan karena kerentanan pasien akan penyakit dan menghindari terjadinya kontaminasi silang. Salah satu indikator pencemar udara dalam ruang adalah jamur. Pengambilan sampel jamur di udara dengan menggunakan alat EMS E6 serta media kultur MEA. Sampel kemudian diinkubasi pada suhu 27oC selama ±72 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konsentrasi jamur antara jam berkunjung dengan bukan jam berkunjung dan konsentrasi jamur pada ruangan dengan kapasitas bed yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa ruangan dengan kapasitas 5-6 bed per kamar lebih terkontaminasi oleh jamur dibandingkan dengan kapasitas 1-4 bed per kamar (p=0,000 Kolmogorov-Smirnov) dengan tingkat signifikansi (α) 0,05. Selain itu, tidak ada pengaruh antara jam berkunjung dan bukan jam berkunjung terhadap konsentrasi jamur di udara (p=0,400 Mann-Whitney U). Suhu, kelembaban dan jumlah orang di dalam ruangan memiliki hubungan dengan konsentrasi jamur dengan nilai koefisien korelasi Spearman sebesar 0,179; 0,346; 0,287. Kelembaban ruangan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap konsentrasi jamur, diikuti jumlah orang dan suhu. Sehingga untuk menjaga paparan jamur di udara pada ruang rawat inap adalah disarankan dengan menjaga kelembaban pada 45-60% dan memperhatikan kepadatan orang di dalam ruangan.
Kata kunci: kualitas udara dalam ruangan, jamur, ruang rawat inap.
File Selengkapnya..... Tag Favorit :
46. Studi Kualitas Udara Mikrobiologis Dengan Parameter Jamur Pada Ruangan Pasien Rumah Sakit adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,

Belum ada Komentar untuk "46. Studi Kualitas Udara Mikrobiologis Dengan Parameter Jamur Pada Ruangan Pasien Rumah Sakit"
Posting Komentar