243. Pengaruh Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit

ABSTRAK

Persalinan adalah proses pengeluaran janin dan uri, yang dapat hidup di luar rahim ibu yang melalui jalan lahir atau cara lainnya. Salah satu metode untuk melahirkan adalah dengan operasi Sectio Caesarea. Nyeri merupakan salah satu diagnosa ditemukan dalam fase pasca-operasi (termasuk sectio Caesarea). Tindakan non-farmakologi untuk meredakan nyeri banyak ditemukan dalam aktifitas   keperawatan.   Guided   Imagery   adalah   salah   satu   metode   non- farmakologis untuk mengurangi rasa sakit dengan menggunakan kata-kata dan penggambaran positif untuk meminimalkan rasa sakit dan memperlambat denyut jantung.
Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan tingkat nyeri untuk pasien  nyeri  pasca operasi sectio  caesarea,  sebelum  dan  setelah  diberikan relaksasi Guided Imagery. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan satu  kelompok  pretest dan  postest.  Penelitian  ini  menggunakan 30  responden pasien pasca operasi sectio caesarea di ruang peristi RSD dr. Soebandi Jember sebagai sampel. Alat ukur yang digunakan adalah VDS (Verbal Descriptor Scale) dan relaksasi diberikan melalui rekaman Guided Imagery yang diperdengarkan melaui  media MP3 player Hasil  penelitian menunjukkan bahwa tingkat  nyeri sebelum relaksasi Guided Imagery diberikan menunjukkan 14 responden mengalami nyeri ringan, 9 responden mengalami nyeri sedang, 5 responden mengalami nyeri berat dan 2 responden mengalami nyeri sangat berat. Setelah   relaksasi   Guided   Imagery   diberikan,   sebanyak   17   dari   30 responden mengalami penurunan tingkat nyeri dengan rincian 6 responden tidak mengalami nyeri, 14 responden mengalami nyeri ringan, 9 responden mengalami nyeri sedang, dan hanya 1 responden yang mengalami nyeri berat. Analisis dalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon Signed  Test dengan 95% CI (α = 0,05) dan diperoleh nilai p 0,000 <α (0,05) sebagai hasilnya. Kesimpulan dari penelitian relaksasi Guided Imagery ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat nyeri pasca operasi sectio caesarea. Relaksasi Guided Imagery dapat digunakan sebagai intervensi perawat  dengan menggunakan  prosedur operasional  standar
(SOP) tentang relaksasi Guided Imagery untuk mengatasi masalah nyeri.

Kata Kunci: Nyeri, Relaksasi Guided Imagery, Pasca Operasi Sectio Caesarea
File Selengkapnya.....


Tag Favorit :

243. Pengaruh Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit adalah yang barusan kamu baca.

PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA, +GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI ,

243. Pengaruh Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit 243. Pengaruh Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit 243. Pengaruh Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit 243. Pengaruh Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit

Belum ada Komentar untuk "243. Pengaruh Relaksasi Guided Imagery Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel