229. Motivasi Orang Tua Untuk Mengikutkan Anaknya Bimbingan Belajar

ABSTRAK Motivasi merupakan salah satu determinan penting dalam belajar, para ahli sukar mendefinisikannya, akan tetapi motivasi berhubungan dengan (1) arah perilaku; (1) kekuatan respon (yakni usaha) setelah belajar siswa memilih mengikuti tindakan tertentu; dan (6) ketahan perilaku, atau beberapa lama seseorang itu terus menerus berperilaku menurut cara tertentu. Orang tua yang di maksud disini adalah orang tua (dewasa), yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup anak-anaknya, serta yang masuk kategori ini adalah ayah dan ibu, kakek dan nenek, paman dan bibi, kakak atau wali. Sedangkan dalam arti khusus bahwa yang disebut sebagai orang tua hanyalah ayah dan ibu. Bimbingan adalah proses pemberian bantuan kepada murid dengan memperhatikan murid itu sebagai individu dan makhluk sosial, serta memperhatikan adanya perbedaan-perbedaan individu agar murid itu dapat membuat tahap seoptimal mungkin dalam proses perkembangannya. Motivasi pada anak itu sangat penting dan harus ada karena bisa membantu siswa maju dan semangat dalam meraih prestasi. Orang tua disini sangat berperan penting untuk memberkan motivasi kepada anaknya agar si anak merasa semangat dan bangga karena adanya dukungan dari orang tua. Anak jadi bisa berkreasi sesuai bakat yang di miliki dan kemampuan yang di milikinya. Berdasarkan latar belakang di atas, perlu di teliti tentang motivasi yang sudah di lakukan para orang tua untuk mengikutkan anaknya bimbingan belajar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk motivasi orang tua terhadap anak, faktor yang mendorong orang tua mengikutkan anaknya bimbingan belajar baik faktor intern ataupun faktor ekstern, serta dampak yang timbul setelah mengikuti bimbingan belajar baik dari segi positif ataupun negative. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dilakukan secara langsung di tempat penelitian. Subyek yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Desa Sumberporong di wilayah RW 11 Lawang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data digunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk motivasi yang dilakukan oleh para orang tua yaitu memberi semangat, menfasilitasi anak dalam belajar, mengikutkan anak bimbingan belajar. Sedangkan faktor yang mempengaruhi orang tua untuk memotivasi anaknya adalah faktor intern: orang tua kurang bisa membimbing anaknya belajar sendiri, kurangnya SDM orang tua, sedang faktor ekstern adalah: kesibukan orang tua, kemampuan anak, kemauan anak, dan tuntutan kurikulum. Adapun dampak yang diperoleh dari mengikuti bimbingan belajar, dampak positif: anak bisa lebih percaya diri dalam hal belajar, jadi lebih mandiri, semangat dalam belajar sehingga anak mudah meraih prestasi di sekolahnya, sedangkan dampak negatifnya: kurangnya kasih sayang dari orang tua, minimnya waktu bermain dan kurangnya istirahat karena anak terforsir untuk belajar. File Selengkapnya...


Tag Favorit :

229. Motivasi Orang Tua Untuk Mengikutkan Anaknya Bimbingan Belajar adalah yang barusan kamu baca.

PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA, +GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI ,

229. Motivasi Orang Tua Untuk Mengikutkan Anaknya Bimbingan Belajar 229. Motivasi Orang Tua Untuk Mengikutkan Anaknya Bimbingan Belajar 229. Motivasi Orang Tua Untuk Mengikutkan Anaknya Bimbingan Belajar 229. Motivasi Orang Tua Untuk Mengikutkan Anaknya Bimbingan Belajar

Belum ada Komentar untuk "229. Motivasi Orang Tua Untuk Mengikutkan Anaknya Bimbingan Belajar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel