241. Pendidikan Emotional Quotient Pada Anak Usia Pra Sekolah
ABSTRAK Pendidikan dan pengajaran adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari dunia pembelajaran. Mendidik yang tidak di Siringi dengan pengetahuan tentang pendidikan itu sendiri akan menghasilkan orang-orang yang berpendidikan tetapi tidak bermoral. Merasa tidak nyaman dalam menerima pendidikan/ belajar akan menyebabkan seseorang melakukan sesuatu yang negatif di luar kebiasaannya. Banyak lembaga pendidikan baik formal maupun non formal menilai keberhasilan dari pendidikan mereka adalah dilihat dari hasil prestasi akademik yang dihasilkan anak didik mereka. Setelah mereka keluar dari lembaga pendidikan itu belum tentu mereka bisa mempertahankan prestasi mereka. Dari banyak peristiwa siswa yang mempunyai prestasi baik di sekolah, setelah mereka keluar dari sekolah itu melanjutkan ke sekolah lain belum tentu masih bisa berprestasi baik secara akademik. Ini berarti ada hal lain yang bisa mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam kehidupannya. Kecerdasan emosional disinyalir bisa membuat seseorang bisa sukses dalam kehidupannya, meski secara akademik tidak terlalu bagus. Ini membuktikan bahwa seseorang tidak bisa sukses hanya dengan mengandalkan IQ saja tanpa diiringi EQ. Emotional Quotient adalah kemampuan seseorang untuk mengenali perasaannya sendiri dan orang lain, kemampuan untuk beradaptasi pada situasi dan kondisi yang berbeda dan kemampuan mengendalikan atau menguasai emosi diri dan orang lain. Timbulnya banyak bentuk kejahatan dan penyimpangan sosial juga disebabkan karena kurang cerdas dalam mengelola emosi. Berdasarkan hal itu, maka penulis perlu mengadakan penelitian mengenai PENDIDIKAN EMOTIONAL QUOTIENT PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH, dengan mengambil studi kasus di TKIT Insan Permata. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku kecerdasan emosi apa saja yang di kembangkan, Metode apa yang digunakan untuk menerapkan EQ pada anak, hambatan apa saja yang dihadapi pendidik dalam menerapkan pendidikan EQ dan bagaimana solusinya. Pendekatan yang digunakan di dalamnya adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data yang berupa interview, observasi dan dokumentasi. Dari data yang penulis kumpulkan kemudian penulis pelajari secara cermat dan dianalisis dengan beberapa tahapan seperti, identifikasi, kategorisasi dan interpretasi kemudian dipaparkan secara deskriptif. Sesuai dengan hasil penelitian yang diperoleh bahwa bentuk-bentuk perilaku yang dikembangkan di TK Islam Terpadu Insan Permata mencakup bentuk-bentuk perilaku antar pribadi dan intra pribadi. Kemampuan intra pribadi meliputi mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri. Sedangkan kemampuan antar pribadi meliputi kemampuan anak dalam berempati dan bersosialisasi. Metode-metode pelaksanaan pendidikan emotional quotient yang diterapkan melalui dialoq, cerita, pembiasaan, keteladanan.
Tag Favorit :
241. Pendidikan Emotional Quotient Pada Anak Usia Pra Sekolah adalah yang barusan kamu baca.
PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA,
+GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI
,

Belum ada Komentar untuk "241. Pendidikan Emotional Quotient Pada Anak Usia Pra Sekolah"
Posting Komentar