273.Hubungan Antara Parameter Cairan Tubuh

ABSTRAK

HUBUNGAN ANTARA PARAMETER STATUS NUTRISI YANG DIUKUR DENGAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS DAN KUALITAS HIDUP YANG DINILAI DENGAN SF-36 PADA PASIEN HEMODIALISIS REGULER
Lina, Abdurrahim Rasyid Lubis, Salli Roseffi Nasution Divisi Nefrologi dan Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Medan

Latar belakang : Pasien yang menjalani hemodialisis (HD) reguler sering mengalami malnutrisi, inflamasi dan penurunan kualitas hidup sehingga memiliki morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan populasi normal.
Bioelectrical Impedance Analysis(BIA) telah direkomendasikan sebagai alat penilai status nutrisi yang praktis, invasif, valid dan reliabel pada pasien HD reguler karena tidak dipengaruhi uremia dan status hidrasi. Short  form  36-item (SF-36)  telah  digunakan  secara  luas  untuk  mengevaluasi  kualitas  hidup pada penyakit kronis termasuk penyakit ginjal stadium akhir.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara parameter status nutrisi (yang diukur dengan Maltron BioScan 916) dengan kualitas hidup (yang dinilai dengan SF-36) pada pasien hemodialisis reguler dan untuk mengetahui besarnya hubungan tersebut.
Bahan dan cara: Penelitian ini merekrut 44 pasien HD reguler yang stabil (HD >3 bulan, 2-3 sesi/  minggu)  di  Medan,  pada  bulan  Maret-Mei  2008.  Kuesioner  SF-36  diberikan  selama  HD berlangsung  dengan  interviu  langsung  ke  semua  pasien.  Data  seperti  nama,  umur,  jenis kelamin, berat badan aktual, dan tinggi badan dicatat dan dimasukkan ke alat BIA dan secara automatis keluar hasil kalkulasi dari parameter komposisi tubuh. BIA dilakukan 15 menit setelah HD.
Hasil : Dari 44  pasien  HD  reguler  stabil  dijumpai  26  (59,1%)  laki-laki,  18  (40,9%) perempuan,  umur  54,9  ±  8,5  tahun,  durasi  HD  33,2  ±  39,9 bulan,  Berat  badan  kering  (dry weight) 54,7± 11,6 kg. Parameter status nutrisi: Body Cell Mass (BCM) 22,5 ± 3,9 kg, FFM 42,9 ± 7,1 kg, FAT 14,8 ± 6,6 kg, TBW 32,7 ± 5,3 liter, RMR 1237 ± 142 kkal, Protein 7,5 ± 2,0 kg, Mineral  2,7  ± 0,6  kg,  glikogen  389  ±  64,4  kg.  Rata-rata  skor  Kualitas  hidup  (SF-36)  adalah dimensi kesehatan fisik 43,8 ± 14,7 dan dimensi kesehatan mental 51,9 ± 15,2. Korelasi positif dan  bermakna dijumpai  antara  BCM  dan  dimensi  kesehatan  fisik  (r:  0.35;  p:  0.02),  dan  juga antara dimensi kesehatan mental dan BCM (r: 0.42; p: 0.01), FAT 0.39; p: 0.01), TBW (r: 0.39; p: 0.01).
Kesimpulan : Korelasi positif dan bermakna dijumpai antara parameter status nutrisi BCM dan skor kualitas  hidup,  dimensi  kesehatan  fisik   dan  antara  BCM,  FAT,  TBW  dan  dimensi kesehatan mental.

Kata kunci : Hemodialisis reguler, parameter status nutrisi, BIA, SF-36


Tag Favorit :

273.Hubungan Antara Parameter Cairan Tubuh adalah yang barusan kamu baca.

PESAN SEKARANG Kumpulan Contoh Skripsi/Tesis bisa Request Sesuai Topik Judul yang di Butuhkan Caranya silahkan chat WA, +GRATIS BANTUAN TEKNIS KONSULTASI DAN BIMBINGAN GARANSI LOLOS CEK PLAGIASI ,

273.Hubungan Antara Parameter Cairan Tubuh 273.Hubungan Antara Parameter Cairan Tubuh 273.Hubungan Antara Parameter Cairan Tubuh 273.Hubungan Antara Parameter Cairan Tubuh

Belum ada Komentar untuk "273.Hubungan Antara Parameter Cairan Tubuh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel